300 Peserta Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Tahun 2026 Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
- account_circle Maryam Chalisa
- calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
- print Cetak

Sebanyak 300 peserta Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 2 Tahun 2026 resmi didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Penyerahan simbolis kepesertaan dilakukan pada rangkaian pembukaan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Syekh Yusuf, BBPVP Makassar, Selasa (30/6).
Penyerahan simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dilakukan oleh Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar, Nasrun Ilmullah, S.E., M.M., disaksikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Jayadi Nas, S.Sos., M.Si., serta Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus BPJS Ketenagakerjaan, Suhardi Achmad.
Pendaftaran peserta dalam program BPJS Ketenagakerjaan merupakan bentuk komitmen untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh peserta pelatihan selama mengikuti proses pembelajaran. Dengan perlindungan tersebut, para peserta memperoleh manfaat jaminan apabila mengalami risiko kecelakaan kerja maupun risiko lain yang dijamin sesuai ketentuan program.
Kepala BBPVP Makassar, Nasrun Ilmullah, mengatakan bahwa perlindungan jaminan sosial menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pelatihan vokasi agar peserta dapat mengikuti pelatihan dengan rasa aman dan nyaman.
“Kami ingin memastikan seluruh peserta tidak hanya memperoleh peningkatan kompetensi, tetapi juga mendapatkan perlindungan selama mengikuti pelatihan. Hal ini merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap keselamatan dan kesejahteraan peserta pelatihan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Makassar, I Nyoman Hary Sujana, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara BBPVP Makassar, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas cakupan perlindungan bagi calon tenaga kerja Indonesia.
“Pelatihan vokasi merupakan langkah awal dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten. Namun, kompetensi saja tidak cukup. Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan juga menjadi kebutuhan penting agar para peserta merasa aman selama menjalani pelatihan. Kami mengapresiasi BBPVP Makassar yang secara konsisten memberikan perlindungan kepada peserta pelatihannya melalui BPJS Ketenagakerjaan,” kata I Nyoman Hary Sujana.
Ia menambahkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong perluasan kepesertaan bagi seluruh pekerja, termasuk peserta pelatihan vokasi, sebagai bagian dari upaya menghadirkan perlindungan menyeluruh sejak memasuki dunia kerja.
Pembukaan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Tahun 2026 diikuti ratusan peserta dari berbagai program kejuruan yang akan menjalani pelatihan berbasis kompetensi di BBPVP Makassar. Melalui kolaborasi antara pemerintah dan BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan para peserta tidak hanya memiliki keterampilan yang siap bersaing di dunia kerja, tetapi juga terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan. (*)
- Penulis: Maryam Chalisa

