Breaking News
light_mode

Universitas Hasanuddin Berdayakan Kelompok Usaha Perikanan Pesisir Berbasis Ekosistem Mangrove di Desa Bontosungguh Selayar

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • print Cetak

Universitas Hasanuddin melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin Program Kemitraan-Masyarakat (PPMU-PK-M) Tahun 2026 melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Bontosungguh, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, pada Jumat, 13 Juni 2026.

Kegiatan yang mengangkat tema “Pemberdayaan Kelompok Usaha Perikanan Pesisir Berbasis Ekosistem Mangrove Melalui Penguatan Nilai Tambah dan Tata Kelola Keuangan di Desa Bontosungguh, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar” ini didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi Unhas dalam memperkuat kapasitas masyarakat pesisir, khususnya kelompok usaha perikanan skala kecil, agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan dan lebih tertata.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 WITA hingga 14.00 WITA dan diikuti oleh 32 peserta yang berasal dari empat kelompok usaha masyarakat. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Selayar, Kepala Bidang Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Selayar, beberapa staf Dinas Perikanan, serta Kepala Desa Bontosungguh.

Tim pelaksana kegiatan terdiri atas Prof. Dr. Ir. Abd. Rasyid J., M.Si. dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin sebagai ketua tim. Anggota tim terdiri atas Fakhrul Indra Hermansyah, S.E., M.Sc. dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin dan Muhammad Try Dharsana, S.E., M.Sc. dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin. Selain itu, lima mahasiswa Universitas Hasanuddin turut terlibat dalam mendukung pelaksanaan teknis kegiatan, termasuk administrasi peserta, dokumentasi, serta pelaksanaan pre-test dan post-test.

Materi kegiatan difokuskan pada tiga aspek utama. Pertama, penguatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya ekosistem mangrove dalam mendukung produktivitas dan keberlanjutan usaha perikanan pesisir. Kedua, penguatan nilai tambah hasil perikanan melalui pengembangan kelembagaan dan peluang usaha kelompok. Ketiga, peningkatan tata kelola keuangan melalui pembukuan sederhana, pencatatan kas masuk dan kas keluar, serta penghitungan biaya dan pendapatan usaha.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara partisipatif. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga aktif bertanya, menyampaikan pengalaman, dan berdiskusi mengenai kendala yang dihadapi dalam pengelolaan usaha perikanan. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul, terutama terkait strategi peningkatan nilai tambah produk, pengelolaan kelompok usaha, serta cara melakukan pencatatan keuangan yang sederhana dan mudah diterapkan.

Sebagai bagian dari evaluasi kegiatan, tim pelaksana juga memberikan pre-test dan post-test kepada peserta. Instrumen ini digunakan untuk melihat perubahan pemahaman peserta sebelum dan setelah mengikuti kegiatan. Melalui evaluasi tersebut, kegiatan tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga pada pengukuran peningkatan kapasitas peserta sebagai penerima manfaat program.

Program ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi kelompok usaha perikanan pesisir di Desa Bontosungguh. Penguatan pemahaman tentang ekosistem mangrove, nilai tambah usaha, dan tata kelola keuangan menjadi langkah penting untuk mendorong masyarakat pesisir agar lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Melalui kegiatan ini, Universitas Hasanuddin menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi berbasis keilmuan bagi masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan kelompok usaha masyarakat diharapkan dapat terus berlanjut sehingga hasil pengabdian tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi juga menjadi dasar bagi pembinaan dan pendampingan usaha perikanan pesisir secara berkelanjutan. (*)

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Policy Talks “Peran Strategis Analis Kebijakan di Wilayah

    Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Policy Talks “Peran Strategis Analis Kebijakan di Wilayah

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti kegiatan Policy Talks bertema “Peran Strategis Analis Kebijakan dalam Penerapan Siklus Analis Kebijakan di Wilayah” yang dilaksanakan secara hybrid, Selasa (09/06/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Rahmat Feri Pontoh, JFT Analis […]

  • Nuzulul Qur’an di Istana Negara, Prabowo Ajak Perkuat Spiritualitas Bangsa

    Nuzulul Qur’an di Istana Negara, Prabowo Ajak Perkuat Spiritualitas Bangsa

    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto menggelar peringatan Nuzulul Qur’an (turunnya Al-Quran) tingkat kenegaraan tahun 1447 Hijriyah.  Peringatan itu digelar di Istana Negara, Jakarta Pusat, dengan mengundang Cendekiawan Muslim dan pendiri Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ) Quraish Shihab, Qori M Zian Fahrezi, anak yatim, serta para menteri Kabinet Merah Putih.  Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kompak mengenakan […]

  • Kanwil Kemenkum Sumsel Harmonisasikan Enam Raperbup Muratara, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Daerah

    Kanwil Kemenkum Sumsel Harmonisasikan Enam Raperbup Muratara, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Daerah

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan kembali melaksanakan rapat harmonisasi terhadap enam Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), bertempat di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan (7/6). Rapat harmonisasi dipimpin oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (PPPH), Nur’Ainun, bersama Tim Perancang Peraturan Perundang-undangan Kanwil Kemenkum Sumsel. Hadir dalam kegiatan tersebut […]

  • Perkuat Profesionalisme Aparatur, Kakanwil Kemenkum Sumsel Lantik Tiga Pejabat Non Manajerial

    Perkuat Profesionalisme Aparatur, Kakanwil Kemenkum Sumsel Lantik Tiga Pejabat Non Manajerial

    • 0Komentar

    Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga pejabat non manajerial di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Kamis (06/08). Pelantikan yang dilaksanakan di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan sumber daya manusia guna mendukung peningkatan kinerja organisasi dan kualitas […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Pembukaan Panel Evaluasi Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM Tahun 2026

    Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Pembukaan Panel Evaluasi Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM Tahun 2026

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung (Kanwil Kemenkum Babel) berpartisipasi dalam kegiatan Pembukaan Panel Evaluasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lingkungan Kementerian Hukum RI yang dilaksanakan secara daring, pada Senin, 4 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah pejabat penting dari […]

  • LPS Gelar Media Visit dan Round Table Discussion dengan Fajar Group

    LPS Gelar Media Visit dan Round Table Discussion dengan Fajar Group

    • 0Komentar

    Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) III wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua menggelar diskusi Round Table bersama sejumlah media yang berada dalam naungan Fajar Group di Makassar, Senin (20/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Harian Fajar, Gedung Graha Pena Lantai 4 ini membahas perluasan kewenangan LPS serta pentingnya peran media dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat. […]

expand_less