Breaking News
light_mode

Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Seminar Nasional Tekankan Urgensi RUU Pembentukan Undang-Undang untuk Perkuat Sistem Legislasi Nasional

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • print Cetak

Fakultas Hukum Universitas Diponegoro menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk Urgensi RUU tentang Pembentukan Undang-Undang yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 5 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan dari unsur legislatif, akademisi, hingga pemerintah guna membahas pentingnya pembaruan kerangka hukum dalam sistem legislasi nasional.

Seminar dibuka dengan keynote speech dari Kepala Badan Keahlian DPR RI, Bayu Dwi Anggono, serta dihadiri oleh Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI, Martin Manurung, Rektor Universitas Diponegoro, Suharnomo, dan Dekan Fakultas Hukum Undip, Retno Saraswati. Turut hadir pula Kepala Pusat PUU Bidang Polhukham Badan Keahlian DPR RI, Novanto Murti Hantoro, Direktur Perencanaan Peraturan Perundang-undangan Kemenkum, Aisyah Lailyah, Ketua Asosiasi Pengajar Ilmu Perundang-undangan, Fitriani Ahlan Sjarif, serta Dosen Fakultas Hukum Undip, Fifiana Wisnaeni.

Dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, kegiatan ini diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah, Johan Manurung yang diwakili oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Rahmat Feri Pontoh.

Dalam pemaparannya, para narasumber menegaskan bahwa pembentukan Undang-Undang merupakan kebutuhan mendesak sebagai pedoman yang lebih jelas dalam sistem legislasi nasional. Regulasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan proses pembentukan undang-undang yang lebih sederhana, harmonis, serta mampu menjamin kepastian hukum dan partisipasi publik yang bermakna.

Selain itu, dibahas pula konsep fast track legislation sebagai mekanisme percepatan pembentukan undang-undang dalam kondisi tertentu. Meskipun demikian, penerapannya dinilai harus tetap mengikuti tahapan pembentukan peraturan perundang-undangan serta tidak mengabaikan partisipasi masyarakat guna meminimalisir potensi risiko hukum di kemudian hari.

Para narasumber juga menyoroti bahwa pembentukan undang-undang merupakan amanat konstitusi yang harus memperhatikan kejelasan kewenangan, kesesuaian materi muatan, serta teknik penyusunan yang tepat. Penggunaan metode omnibus law secara terbatas dinilai dapat menjadi solusi, selama tetap menjaga keterkaitan substansi dan tidak menimbulkan tumpang tindih regulasi.

Lebih lanjut, pentingnya penerapan good regulatory practices (GRP) dan Regulatory Impact Assessment (RIA) turut menjadi perhatian dalam seminar ini. Kedua pendekatan tersebut dinilai mampu memastikan kebijakan yang dihasilkan berbasis bukti, efektif, dan efisien, serta meningkatkan kualitas regulasi secara keseluruhan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung menyampaikan bahwa Seminar ini sangat relevan untuk memperkuat dasar hukum dalam pembentukan undang-undang, yang harus terus disesuaikan dengan perkembangan zaman. Kami dari Kemenkum Babel sangat mendukung segala upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas legislatif melalui pendekatan yang lebih sistematis dan partisipatif.

Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Rahmat Feri Pontoh, menambahkan kita perlu bekerja sama lebih erat untuk memastikan bahwa setiap proses legislasi melibatkan pemangku kepentingan yang lebih luas, serta memanfaatkan berbagai pendekatan seperti RIA dan GRP untuk menciptakan peraturan perundang-undangan yang lebih tepat sasaran dan berdampak positif bagi masyarakat.

Sebagai penutup, Badan Keahlian DPR RI menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mendukung kebijakan berbasis data. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat penyusunan naskah akademik dan rancangan undang-undang melalui integrasi hasil riset serta pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, dalam proses legislasi ke depan.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkum Sumsel Dorong Posbankum Desa Lebih Responsif Layani Masyarakat

    Kemenkum Sumsel Dorong Posbankum Desa Lebih Responsif Layani Masyarakat

    • 0Komentar

    Kehadiran Pos Bantuan Hukum) memiliki peran penting sebagai sarana layanan hukum pertama bagi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Untuk mendorong Posbankum desa agar semakin responsif dalam melayani masyarakat, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan (Kemenkum Sumsel) menghadirkan Tim Penyuluh Hukum sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Posbankum bertajuk “Hak Akses Keadilan Melalui Posbankum Desa/Kelurahan” di […]

  • Souto Apresiasi Kerja Keras Pemain Timnas Futsal Indonesia

    Souto Apresiasi Kerja Keras Pemain Timnas Futsal Indonesia

    • 0Komentar

    Pelatih timnas futsal Indonesia, Hector Souto, mengatakan tim Garuda masih perlu memperbaiki banyak hal setelah menjadi runner-up Piala Asia Futsal 2026. Dalam laga final yang berlangsung sengit di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu malam, 7 Februari 2026, pasukannya kalah dalam adu penalti 4-5 setelah bermain imbang 5-5 hingga babak perpanjangan waktu melawan Iran. Souto mengatakan […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Webinar Program IG Bisa Ekspor untuk Dorong Daya Saing Produk Daerah

    Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Webinar Program IG Bisa Ekspor untuk Dorong Daya Saing Produk Daerah

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung (Kanwil Kemenkum Babel) mengikuti kegiatan Webinar Program Indikasi Geografis Bisa Ekspor yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum Republik Indonesia melalui Zoom Meeting pada Senin, 13 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mendorong penguatan pemasaran dan peningkatan daya saing produk Indikasi Geografis (IG), khususnya dalam […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Supervisi Usulan Belanja Modal dan Belanja Sewa TA 2027

    Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Supervisi Usulan Belanja Modal dan Belanja Sewa TA 2027

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti kegiatan Supervisi Usulan Belanja Modal dan Belanja Sewa Tahun Anggaran 2027 yang diselenggarakan oleh Biro Perencanaan dan Organisasi Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin hingga Selasa, 9–10 Maret 2026, bertempat di Wisma Pengayoman Kementerian Hukum, Jalan Raya Puncak – Cianjur No. 83, Cibeureum, Cisarua, […]

  • Kemenkum Sumsel Ikuti Peresmian Posbankum, Perluasan Akses Keadilan di Papua Barat dan Papua Barat Daya

    Kemenkum Sumsel Ikuti Peresmian Posbankum, Perluasan Akses Keadilan di Papua Barat dan Papua Barat Daya

    • 0Komentar

    Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan (Kemenkum Sumsel), Maju Amintas Siburian, bersama Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Nur’ainun, menghadiri secara virtual Peresmian Pos Bantuan Hukum Kampung/Kelurahan serta Pembukaan Pelatihan Paralegal di Papua Barat dan Papua Barat Daya, Senin (18/05). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kanwil Kemenkum Papua Barat ini diikuti oleh seluruh Kanwil […]

  • Sempat Bebas Berkeliaran Meski Divonis 2 Tahun Penjara Kasus Skincare Bermerkuri, Mira Hayati Akhirnya Dijemput Jaksa

    Sempat Bebas Berkeliaran Meski Divonis 2 Tahun Penjara Kasus Skincare Bermerkuri, Mira Hayati Akhirnya Dijemput Jaksa

    • 0Komentar

    Setelah bebas berkeliaran di luar, “Si Ratu Emas” Mira Hayati akhirnya dieksekusi oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) sekaligus Jaksa Eksekutor Bidang Pidana Umum, bersama Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, didukung penuh oleh Tim Intelijen Kejati Sulsel. Eksekusi penahanan terhadap terpidana kasus kosmetik berbahaya alias skincare mengandung merkuri […]

expand_less