Breaking News
light_mode

Akademisi Unusia Berikan Masukan Kurikulum Pemuda ke Kemenpora

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • print Cetak

Akademisi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak, menyampaikan masukan strategis dalam Rapat Penyusunan Kurikulum dan Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada 27 Februari 2026 di Jakarta. Forum ini menjadi bagian penting dalam merumuskan arah pembangunan karakter pemuda berbasis tiga pilar utama: Patriotik, Gigih, dan Empati.

Dalam paparannya, Dr. Aras menegaskan bahwa pembangunan karakter tidak dapat dipisahkan dari agenda besar Indonesia Emas 2045. Bonus demografi, menurutnya, hanya akan menjadi kekuatan apabila disertai investasi serius pada kualitas mental, integritas, dan daya juang generasi muda.

“Karakter bukan pelengkap kebijakan. Ia adalah fondasi daya saing bangsa. Patriotik memberi orientasi kebangsaan, Gigih membentuk ketahanan menghadapi krisis, dan Empati menjaga kohesi sosial,” ujar Dr. Aras.

Ia secara khusus menekankan pentingnya melihat olahraga sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi jangka panjang. Dalam perspektifnya, terdapat rantai dampak yang jelas dan terukur: Olahraga → kesehatan → produktivitas → pertumbuhan.

“Olahraga meningkatkan kualitas kesehatan dan kebugaran pemuda. Kesehatan yang baik menaikkan produktivitas kerja. Produktivitas yang meningkat akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ini bukan asumsi, melainkan logika pembangunan yang sistemik,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa investasi di sektor olahraga juga menciptakan efek pengganda melalui industri olahraga, sport tourism, dan penciptaan lapangan kerja baru. Selain itu, olahraga memperkuat stabilitas sosial yang pada akhirnya meningkatkan iklim investasi.

“Jika kita ingin pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, maka olahraga harus diposisikan sebagai investasi strategis, bukan sekadar kegiatan seremonial,” tegasnya.

Dr. Aras juga mendorong agar kurikulum karakter berbasis pengalaman dan integrasi olahraga dimasukkan secara sistematis ke dalam seluruh program kepemudaan nasional, dengan indikator evaluasi yang terukur dan berkelanjutan.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanwil Kemenkum Babel Perkuat Kualitas Regulasi Daerah melalui Monitoring Tindak Lanjut Analisis dan Evaluasi Perda 2025

    Kanwil Kemenkum Babel Perkuat Kualitas Regulasi Daerah melalui Monitoring Tindak Lanjut Analisis dan Evaluasi Perda 2025

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan kegiatan Rapat Monitoring Hasil Rencana Tindak Lanjut Hasil Analisis dan Evaluasi Peraturan Daerah Tahun 2025 pada Selasa (31/03/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dan diikuti oleh unsur Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta pemerintah kabupaten/kota terkait sebagai bagian dari upaya penguatan kualitas regulasi daerah. Kepala Kantor […]

  • Be On Yourself (Jadilah Dirimu Sendiri)

    Be On Yourself (Jadilah Dirimu Sendiri)

    • 0Komentar

    Oleh: Dr. KH. Masrur Makmur La Tanro (Ketua MUI Provinsi Bali, Presidium IAPIM, dan Ketua ISMI Bali) Di tengah hiruk pikuk resolusi dan ekspektasi kerap kali kita ingin sukses dengan menciplak potret orang lain. Ada istilah social mirroring, yaitu menciptakan pesona kamuflase menaiki tangga karir. Tujuannya agar kita mendapat status  sosial, validasi manusia alias pencitraan  […]

  • Mulai 18 Agustus, DJKI Targetkan Pendaftaran Merek dan Desain Industri Selesai Lima Bulan

    Mulai 18 Agustus, DJKI Targetkan Pendaftaran Merek dan Desain Industri Selesai Lima Bulan

    • 0Komentar

    Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum mempercepat layanan pemeriksaan permohonan Merek dan Desain Industri menjadi lima bulan. Kebijakan tersebut mulai diterapkan terhadap permohonan Merek dan Desain Industri yang masuk mulai 18 Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepastian dan kecepatan layanan kekayaan intelektual kepada masyarakat. Percepatan ini menempatkan kualitas pemeriksaan dan kepastian […]

  • Dirjen AHU Pacu Transformasi Layanan AHU Berbasis AI di Kanwil Kemenkum Sumsel

    Dirjen AHU Pacu Transformasi Layanan AHU Berbasis AI di Kanwil Kemenkum Sumsel

    • 0Komentar

    Komitmen menghadirkan layanan hukum yang semakin mudah, aman, dan akuntabel terus diakselerasi oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sumatera Selatan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pembukaan Sosialisasi Layanan AHU Lainnya mengenai Penggunaan Artificial Intelligence (AI) pada Aplikasi AHU Online di Aula Musi Kanwil Kemenkum Sumsel pada […]

  • Bangun Jalan Beton 350 Meter Pakai Dana Pribadi, Faisal Ibrahim Tuai Apresiasi

    Bangun Jalan Beton 350 Meter Pakai Dana Pribadi, Faisal Ibrahim Tuai Apresiasi

    • 0Komentar

    Sosok Faisal Ibrahim menjadi perbincangan hangat di Kabupaten Bone setelah aksi nyatanya membangun jalan beton di kampung halamannya menuai apresiasi luas dari masyarakat. Pengusaha yang juga menjabat sebagai CEO PT Saudi Patria Wisata Travel itu membangun jalan beton sepanjang 350 meter di Kelurahan Pompanua, Kecamatan Ajangale. Jalan tersebut kini menjadi akses utama menuju pondok tahfidz […]

  • Future Leader

    Future Leader

    • 0Komentar

    Oleh: Dr. KH. Masrur Makmur La Tanro (Ketua MUI Provinsi Bali, Presidium IAPIM, dan Ketua ISMI Bali) عَلَمُوا أَوْلادَكُم السَّبَاحَةَ وَالرَّمَايَةَ وَرُكُوبَ الخَيْلِ Ajari anak-anakmu berenang, memanah dan naik kuda. K halifah Umar bin Khattab RA, menggunakan bahasa majaz atau metafora untuk menunjukkan prototipe kualitas seorang pemimpin, yaitu: Pemimpin harus bisa berenang yang diasosiasikan dengan […]

expand_less