Breaking News
light_mode

FKPP Makassar Ajak Pondok Pesantren Perkuat Media Sosial, Sharing Ilmu Branding dan Publikasi

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • print Cetak

Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Makassar menggelar seminar dan workshop bertajuk “Branding dan Publikasi Pondok Pesantren Dalam Menjaring Santri Baru”. Kegiatan ini berlangsung di Ruang L.3 Gedung IMMIM, Makassar, Senin (20/4/2026).

Acara ini diinisiasi untuk menjawab tantangan dunia pendidikan pesantren dalam membangun citra positif serta memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat luas, khususnya pada penerimaan santri baru.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Seminar & Workshop, Dr. Subandi Firdaus, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pengelola pondok pesantren se-Kota Makassar. Ia menekankan pentingnya bagi pesantren untuk mulai melek teknologi dan strategi komunikasi diera digitalisasi.

“Di era digital saat ini, pesantren tidak boleh tertinggal. Branding bukan sekadar logo, tapi bagaimana kita menyampaikan nilai-nilai dan keunggulan pesantren agar diketahui oleh orang tua calon santri secara efektif,” ujar Dr. Subandi.

Ia menyampaikan dari 34 pondok pesantren yang ikut, semoga bisa maksimal bisa mengikuti kegiatan dengan baik.

“Mari berkolaborasi, Teknik branding ini adalah kebutuhan kita semua, terus memberikan citra dan kualitas terbaik,” harapnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua FKPP Makassar, Dr. Hj. Nurfajri Fadli Luran, M.Pd, dalam sambutannya menekankan bahwa publikasi yang masif dan terarah adalah kunci agar pesantren tetap menjadi pilihan utama masyarakat.

“Kita ingin pesantren di Makassar memiliki daya saing yang tinggi. Melalui workshop ini, kami berharap setiap pondok pesantren mampu mengelola kanal informasinya sendiri, baik melalui media sosial maupun media arus utama, sehingga syiar pendidikan Islam semakin luas terasa,” tutur Dr. Hj. Nurfajri.

Workshop ini menghadirkan sesi praktik langsung mengenai teknik pembuatan konten kreatif, penulisan rilis berita, hingga strategi optimasi media sosial khusus untuk institusi pendidikan agama.

Dengan adanya kegiatan ini, FKPP Makassar berharap seluruh pondok pesantren di Makassar dapat bertransformasi dalam segi promosi, sehingga target penjaringan santri baru tahun ini dapat tercapai dengan maksimal melalui narasi-narasi yang edukatif dan inspiratif.

Ia menyebut pula bahwa FKPP kota Makassar sebagai wadah pondok pesantren sehingga perlu sinergitas kolaborasi, apalagi hadirnya seminar dan workshop ini.

“Bagaimana membuat startegi pencitraan, branding, sehingga ada point positif ditengah masyarakat, sebagai identitas yang kuat,” tuturnya.

Mendorong sinergi antarpondok pesantren untuk bersama-sama menguatkan citra lembaga pendidikan Islam di mata masyarakat.

“Kita ingin setiap pesantren mampu menyampaikan keunggulannya dengan cara yang modern dan profesional, sehingga kepercayaan masyarakat terus meningkat,” ujar Dr. Hj. Nurfajri.

Acara ini menghadirkan para pakar dan praktisi yang mumpuni di bidangnya. H. Hilmi Muhammad, SS., MM., CBM, mengawali sesi dengan materi sosialisasi pentingnya branding dan publikasi yang terstruktur bagi dunia pesantren.

Tak hanya soal citra, aspek teknis administrasi juga menjadi sorotan. Perwakilan dari Kementerian Agama Sulsel dan Kemenag Makassar turut hadir membawakan materi “Trik Jitu BAP Tuntas”, yang memberikan panduan praktis terkait tata kelola data dan laporan pesantren agar lebih akurat dan tepat waktu.

Sesi berbagi pengalaman juga datang dari Pesantren SPIDI (Sekolah Putri Darul Istiqomah Maccopa Maros) Ibu Riva S. Muji, ST.,MM, memaparkan materi mengenai implementasi branding school dan cara nyata meningkatkan citra lembaga yang sudah mereka terapkan.

Sebagai penutup, Direktur Harian Rakyat Sulsel H.M Daswar Rewo para peserta akan dibekali dengan teknik pengelolaan media sosial dan kehumasan pondok yang efektif, agar konten-konten pesantren dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan tepat sasaran.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nasaruddin Umar: Memperkuat Imam Masjid, Merawat Nasionalisme—Sinyal Kepemimpinan Baru PBNU?

    Nasaruddin Umar: Memperkuat Imam Masjid, Merawat Nasionalisme—Sinyal Kepemimpinan Baru PBNU?

    • 0Komentar

    Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas imam masjid agar mampu menjawab tantangan umat sekaligus mengambil peran lebih besar dalam membangun perdamaian dunia. Pesan tersebut mengemuka dalam rangkaian Road to International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 di Jawa Barat yang mengusung tema “Masjid Harmony, Religious Diplomacy and Global […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Perkuat Sinergi Pemprov untuk Keberlanjutan Posbankum Desa/Kelurahan

    Kanwil Kemenkum Babel Perkuat Sinergi Pemprov untuk Keberlanjutan Posbankum Desa/Kelurahan

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung terus memperkuat langkah strategis dalam memastikan keberlanjutan layanan Pos Bantuan Hukum atau Posbankum Desa/Kelurahan di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sebagai tindak lanjut atas Peresmian Posbankum Desa/Kelurahan se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah diresmikan secara langsung oleh Menteri Hukum Republik Indonesia pada 20 Mei 2026 di Gedung […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Coaching Penguatan Manajemen ASN untuk Wujudkan SDM Profesional dan Berintegritas

    Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Coaching Penguatan Manajemen ASN untuk Wujudkan SDM Profesional dan Berintegritas

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti kegiatan Coaching Penguatan Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Kementerian Hukum sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya manusia aparatur yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kinerja, Senin (7/9/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Babel tersebut diikuti oleh […]

  • PSMTI Lakukan Audiensi dengan Kepala BNN RI, Bahas Penguatan Pencegahan Narkotika

    PSMTI Lakukan Audiensi dengan Kepala BNN RI, Bahas Penguatan Pencegahan Narkotika

    • 0Komentar

    Upaya memperkuat ketahanan sosial bangsa dalam menghadapi ancaman narkotika mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) yang melakukan audiensi dengan Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol. Suyudi Ario Seto di Kantor BNN RI, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026). Pertemuan tersebut dipimpin langsung […]

  • Wamenhaj RI Lepas Petugas Haji 2026,  Ingatkan Pentingnya Kesiapan Mental

    Wamenhaj RI Lepas Petugas Haji 2026,  Ingatkan Pentingnya Kesiapan Mental

    • 0Komentar

    Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak, mengingatkan petugas haji agar menyiapkan mental sebelum bertugas di Tanah Suci. Sebab, tugas melayani jemaah tidak mudah karena sebagian besar jemaah berasal dari latar belakang sederhana, termasuk lulusan Sekolah Dasar (SD). Selain itu, mayoritas jemaah juga masuk kelompok rentan lantaran memiliki penyakit resiko tinggi (Risti). […]

  • Mahasiswa Akuntansi Semester Dua Terbitkan Jurnal Bereputasi Nasional

    Mahasiswa Akuntansi Semester Dua Terbitkan Jurnal Bereputasi Nasional

    • 0Komentar

    Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA). Mahasiswa semester dua, Egalita Nahdiazwa Delaserna, berhasil menerbitkan artikel ilmiah pada Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi (JRMA) Volume 14 Nomor 2 Tahun 2026 dengan judul “Familism, Guanxi, dan Ambivalensi Moral dalam Etika Akuntansi: Studi Kritis dari Riau, Indonesia.” Jurnal tersebut […]

expand_less