Yasir Machmud Resmi Sandang Gelar Doktor pada Bidang Ilmu Politik di Unhas
- account_circle Maryam Chalisa
- calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
- print Cetak

Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Machmud, resmi menyandang gelar doktor setelah menjalani sidang promosi di Universitas Hasanuddin (Unhas) di Unhas Hotel & Convention Makassar, Kamis (2/4/2026).
Namun, capaian akademik tersebut tak hanya menjadi penanda keberhasilan pribadi, melainkan juga memantik perhatian pada dua hal penting: gagasan perbaikan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan sinyal langkah politik Yasir ke level nasional.
Dalam ujian doktoralnya di bidang Ilmu Politik, Yasir mengangkat disertasi berjudul “Model Dukungan Politik terhadap Kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Sulawesi Selatan” setebal 392 halaman. Penelitian ini menyoroti besarnya pengaruh politik, khususnya DPRD, terhadap performa BUMD di daerah.
Dalam sesi tanya jawab, ko-promotor Lukman Irwan menyinggung arah politik Yasir ke depan, termasuk peluang maju sebagai calon anggota DPR RI.
Menanggapi hal itu, Yasir tidak menutup kemungkinan tersebut, meski menegaskan masih dalam tahap pertimbangan.
“Tentu sebagai politikus saya mempertimbangkan hal itu. Namun sebelum melangkah, perlu dilakukan kajian awal melalui survei untuk mengetahui keinginan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya restu dari lingkungan terdekat sebelum mengambil keputusan besar tersebut.
“Jika semua pihak mendukung, insyaallah saya siap maju,” katanya.
Di sisi lain, substansi disertasi Yasir juga mendapat sorotan dari penguji eksternal Andi Tenri Sompa, terutama terkait objektivitas penelitian mengingat latar belakangnya sebagai mantan direktur.
Yasir menjelaskan, pemilihan tema dilatarbelakangi oleh realitas kuatnya intervensi politik terhadap BUMD yang kerap menjadi kendala di lapangan. Meski demikian, ia memastikan penelitian dilakukan secara akademis dan mencakup periode yang luas.
“Dengan demikian, penelitian ini tetap objektif dan tidak bias,” jelasnya.
Ia juga mengakui menggunakan pendekatan kualitatif restriktif dalam penelitiannya, sebagai strategi untuk menjaga fokus di tengah kompleksitas dan banyaknya data.
“Data yang kami miliki sangat banyak, sehingga kami menjaga fokus agar penelitian tetap terarah,” tambahnya.
Sidang promosi yang dipimpin Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, akhirnya menetapkan Yasir lulus dengan predikat cum laude.
“Setelah mempertimbangkan seluruh jawaban dan sanggahan, Saudara Yasir Machmud dinyatakan lulus dengan predikat cum laude,” ujarnya.
Dengan gelar doktor yang kini disandangnya, Yasir tak hanya membawa bekal akademik baru, tetapi juga membuka babak lanjutan dalam kiprah politiknya yang kian menarik untuk dicermati. (*)
- Penulis: Maryam Chalisa

